Fikih Tentang Waria Segera Disusun

Ilustrasi Waria
Pondok Pesantren Waria Al-Fatah, Yogjakarta akan menyusun fikih menyangkut kaum Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) pertama di dunia. Karena fikih sebagai pedoman kaum LGBT belum pernah terpikirkan untuk di buat.
Pimpinan Pesantren Waria Al-Fatah, Shinta Ratri mengatakan untuk menyusunnya memerlukan waktu selama dua tahun. “Karena belum ada di dunia yang memikirkan hal tersebut, maka kitab ini akan dibuat,” kata dia, Jumat (5/2).
Shinta mengatakan rujukan-rujukan akan dikemukan ke sepuluh kiai. Para kiai tersebut ada di Jepara, Rembang, Cirebon, Muntilan, Yogyakarta, Jombang dan Semarang.  Dia mengatakan hal ini baru proses awal, yaitu mengumpulkan data pada akhir Februari 2016 dan membawanya ke salah satu kiai. Setelah itu, pihaknya baru akan meminta rujukan dari kesepuluh orang kiai yang dimaksud.
Menurut dia, saat ini ada beberapa kiai yang didatangi sedang membuat fikih untuk orang-orang yang termarjinalkan. Di antaranya fikih disable, waria, dan sebagainya. Sampai saat ini, Shinta mengatakan sudah ada tanggapan dari sang kiai dan tinggal menjadwalkan harinya.
Pesantren Waria Al-Fatah sudah ada sejak 2008 dan memiliki 42 santri. Namun pesantren tersebut baru ingin menyusun fikih waria pada tahun ini. Ia mengatakan jumlah waria di dunia ada dua juta lebih dan di Indonesia ada sekitar 600 ribuan. “Karena itu fikih waria penting,” tutur dia.
Sumber : http://www.visimuslim.net/2016/02/gila-fikih-tentang-waria-yang-pertama-di-dunia.html
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s